PERNYATAAN BERSAMA PENGURUS INTI ANTIOKHIA MBK
Ditujukan kepada Pembina Antiokhia MBK, Paroki Tomang
Kami pengurus inti Antiokhia MBK menyampaikan pernyataan ini karena kondisi kepengurusan saat ini sudah sampai pada titik yang menurut kami perlu ditangani Pembina secara langsung. Kami memilih jalur internal karena niat kami memperbaiki pelayanan, bukan mempermalukan siapa pun.
Pertama, sejumlah tugas yang menjadi tanggung jawab PiMi Tata tidak berjalan sesuai pembagian kerja yang sudah disepakati bersama di awal kepengurusan. Akibatnya pekerjaan itu berpindah ke pengurus lain tanpa pembicaraan sebelumnya, dan beberapa agenda kegiatan tertunda dari jadwal yang sudah ditetapkan.
Kedua, pada forum evaluasi kinerja tim, penyampaian dilakukan dengan nada marah di hadapan seluruh peserta rapat. Beberapa anggota merasa dipojokkan dan dipermalukan di depan rekan-rekannya, dan sampai hari ini sebagian dari mereka masih menyimpan rasa terluka dan menjadi enggan bersuara dalam forum-forum berikutnya. Forum evaluasi yang seharusnya memperbaiki kerja tim justru membuat tim menutup diri.
Ketiga, dalam rapat-rapat pengurus, perhatian yang tidak penuh dan penggunaan telepon genggam selama rapat berlangsung membuat pembahasan berulang kali harus diulang dari awal dan sejumlah keputusan tertunda ke rapat berikutnya.
Dampaknya kini sudah keluar dari lingkaran pengurus. Beberapa prodiakon telah menyampaikan keresahan kepada kami, dan muncul kekhawatiran bahwa anak-anak mereka enggan bergabung selama pendampingan masih dipegang oleh PiMi Tata. Inilah yang paling kami sayangkan, karena regenerasi peserta adalah hal yang selama ini paling kami jaga, dan kehilangan satu angkatan tidak mudah dipulihkan.
Karena itu kami memohon agar PiMi Tata diberi kesempatan mengundurkan diri secara terhormat dari perannya. Kami menyampaikan ini bukan untuk menghakimi pribadi mereka, tetapi karena kepercayaan tim sudah terlalu terganggu untuk dipulihkan dalam susunan yang sekarang. Kami berharap prosesnya berjalan baik-baik, tanpa memperpanjang konflik, dan tetap menghargai pelayanan yang selama ini sudah mereka berikan.
Satu hal yang kami mohonkan secara khusus. Kami menandatangani pernyataan ini secara terbuka kepada Pembina agar Pembina mengetahui persis siapa yang berdiri di belakangnya. Namun kami memohon agar identitas penanda tangan tidak dibuka kepada PiMi Tata maupun kepada anggota lain, dan agar isi persoalan ini disampaikan Pembina sebagai temuan hasil evaluasi kepengurusan. Permohonan ini kami sampaikan bukan untuk menghindar, melainkan agar pembicaraan berfokus pada persoalannya dan tidak berkembang menjadi kecurigaan antarpengurus di dalam komunitas yang kecil ini.
6 Comments
Saya merasa bahwa memang Pimi Tata sibuk dengan dunia nya sendiri dan tidak mampu mengimbangi dengan tanggung jawab mereka terhadap komunitas Antiokhia, jadi lebih baik apabila mereka diberikan kesempatan untuk fokus saja pada kehidupan mereka dan tidak perlu lagi mengurus segala bentuk kegiatan komunitas Antiokhia di paroki Tomang. 😊😊
kurang rispek, bikin sedih, bikin males
jujur sempet bingung, soalnya mereka pimi tapi kok kelakuannya tidak seperti itu ya, sangat sangat memiliki ego pribadi tinggi
udah antiokh mah pusing ditambah mereka bikin pusing
Saya tdk merasa mereka ada kok
Sign Petition
We never post to your account. Social sign-in is used only to verify your signature.
Add a comment?
Your signature will be added via . Tell others why you're signing — it's optional.
By signing, you accept our Terms and Privacy Policy and agree to occasional emails about petitions. Unsubscribe anytime.
Share this petition
Share this petition to help it reach more people.
Your share link
Couldn't copy automatically. Long-press to copy:
PERNYATAAN BERSAMA PENGURUS INTI ANTIOKHIA MBK
Ditujukan kepada Pembina Antiokhia MBK, Paroki Tomang
Kami pengurus inti Antiokhia MBK menyampaikan pernyataan ini karena kondisi kepengurusan saat ini sudah sampai pada titik yang menurut kami perlu ditangani Pembina secara langsung. Kami memilih jalur internal karena niat kami memperbaiki pelayanan, bukan mempermalukan siapa pun.
Pertama, sejumlah tugas yang menjadi tanggung jawab PiMi Tata tidak berjalan sesuai pembagian kerja yang sudah disepakati bersama di awal kepengurusan. Akibatnya pekerjaan itu berpindah ke pengurus lain tanpa pembicaraan sebelumnya, dan beberapa agenda kegiatan tertunda dari jadwal yang sudah ditetapkan.
Kedua, pada forum evaluasi kinerja tim, penyampaian dilakukan dengan nada marah di hadapan seluruh peserta rapat. Beberapa anggota merasa dipojokkan dan dipermalukan di depan rekan-rekannya, dan sampai hari ini sebagian dari mereka masih menyimpan rasa terluka dan menjadi enggan bersuara dalam forum-forum berikutnya. Forum evaluasi yang seharusnya memperbaiki kerja tim justru membuat tim menutup diri.
Ketiga, dalam rapat-rapat pengurus, perhatian yang tidak penuh dan penggunaan telepon genggam selama rapat berlangsung membuat pembahasan berulang kali harus diulang dari awal dan sejumlah keputusan tertunda ke rapat berikutnya.
Dampaknya kini sudah keluar dari lingkaran pengurus. Beberapa prodiakon telah menyampaikan keresahan kepada kami, dan muncul kekhawatiran bahwa anak-anak mereka enggan bergabung selama pendampingan masih dipegang oleh PiMi Tata. Inilah yang paling kami sayangkan, karena regenerasi peserta adalah hal yang selama ini paling kami jaga, dan kehilangan satu angkatan tidak mudah dipulihkan.
Karena itu kami memohon agar PiMi Tata diberi kesempatan mengundurkan diri secara terhormat dari perannya. Kami menyampaikan ini bukan untuk menghakimi pribadi mereka, tetapi karena kepercayaan tim sudah terlalu terganggu untuk dipulihkan dalam susunan yang sekarang. Kami berharap prosesnya berjalan baik-baik, tanpa memperpanjang konflik, dan tetap menghargai pelayanan yang selama ini sudah mereka berikan.
Satu hal yang kami mohonkan secara khusus. Kami menandatangani pernyataan ini secara terbuka kepada Pembina agar Pembina mengetahui persis siapa yang berdiri di belakangnya. Namun kami memohon agar identitas penanda tangan tidak dibuka kepada PiMi Tata maupun kepada anggota lain, dan agar isi persoalan ini disampaikan Pembina sebagai temuan hasil evaluasi kepengurusan. Permohonan ini kami sampaikan bukan untuk menghindar, melainkan agar pembicaraan berfokus pada persoalannya dan tidak berkembang menjadi kecurigaan antarpengurus di dalam komunitas yang kecil ini.
6 Comments
Saya merasa bahwa beliau tidak berkontribusi dalam berbagai rapat. Setiap datang rapat hanya bermain HP dan tidak memberikan masukan pada rapat tersebut. Hal tersebut yang menjadi salah satu contoh bahwa Antiokhia akan susah berkembang.
Saya merasa bahwa memang Pimi Tata sibuk dengan dunia nya sendiri dan tidak mampu mengimbangi dengan tanggung jawab mereka terhadap komunitas Antiokhia, jadi lebih baik apabila mereka diberikan kesempatan untuk fokus saja pada kehidupan mereka dan tidak perlu lagi mengurus segala bentuk kegiatan komunitas Antiokhia di paroki Tomang. 😊😊
kurang rispek, bikin sedih, bikin males
jujur sempet bingung, soalnya mereka pimi tapi kok kelakuannya tidak seperti itu ya, sangat sangat memiliki ego pribadi tinggi
udah antiokh mah pusing ditambah mereka bikin pusing
Saya tdk merasa mereka ada kok
Help this petition grow
Share it with friends to help reach 50 signatures.
Sign Petition
We never post to your account. Social sign-in is used only to verify your signature.
Add a comment?
Your signature will be added via .
Tell others why you're signing — it's optional.
Signing with Google or Facebook verifies your signature instantly — no email needed.
By signing, you accept our Terms and Privacy Policy and agree to occasional emails about petitions. Unsubscribe anytime.
Share this petition
Share this petition to help it reach more people.
Your share link
Couldn't copy automatically. Long-press to copy:
Petitions like this
Other petitions you might want to support
Make your voice count today!
Scan to share
Anyone who scans this can sign the petition.
Saya merasa bahwa beliau tidak berkontribusi dalam berbagai rapat. Setiap datang rapat hanya bermain HP dan tidak memberikan masukan pada rapat tersebut. Hal tersebut yang menjadi salah satu contoh bahwa Antiokhia akan susah berkembang.